PENGARUH PEMBERIAN URIN KELINCI DAN KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CAISIM (Brassica juncea, L.)

ABUYAMIN, - (2014) PENGARUH PEMBERIAN URIN KELINCI DAN KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CAISIM (Brassica juncea, L.). Undergraduate thesis, UPN "VETERAN" JAWA TIMUR.

[img]
Preview
PDF (cover - bab 1) - Published Version
Download (821Kb) | Preview
    [img] PDF (bab 2 - daftar pustaka) - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (434Kb)

      Abstract

      Caisim (Brassica juncea, L.) adalah tanaman sayuran subtropis yang dapat beradaptasi baik pada iklim tropis. Tanaman ini termasuk dalam famili Cruciferae (Kubiskubisan) memiliki warna daun hijau muda dan umumnya yang dibudidayakan yang berwarna hijau tua dan tidak pahit. Peningkatan produktivitas tanaman karena meningkatnya keperluan atau permintaan konsumen; Sehubungan hal tersebut maka dilakukan perbaikan dalam budidaya tanaman: Salah satunya adalah pemupukan, Guna dimanfaatkan sebagai tanaman yang dipanen daunnya dan aman untuk kesehatan, maka pemupukan organik diupayakan untuk peningkatan produktifitas tanaman; penggunaan urin kelinci dan kompos berperan memperbaiki fisik tanah dan menambah atau meningkatkan nutrisi tanaman; Hal ini di lengkapi dengan pendapat Suriadikarta (2006) bahwa organik khususnya pupuk kompos dan urin kelinci juga berperan sebagai sumber energi dan makanan mikroba tanah sehingga dapat meningkatkan aktivitas mikroba tersebut dalam menyediakan hara tanaman. Jadi penambahan bahan organik disamping sebagai sumber hara bagi tanaman, sekaligus sebagai sumber energi dan hara bagi mikroba; Oleh karena itu sistem pengelolaan hara terpadu yang memadukan pemberian pupuk kompos dan urin kelinci dalam rangka meningkatkan produktivitas lahan dan kelestarian lingkungan. Penelitian ini merupakan percobaan yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktorial yaitu; urin kelinci (U) dan kompos (K) dari dua factor tersebut ada 4 perlakuan yaitu; U1=25 ml, U2=30 ml, U3=35 ml, U4=40 dan K1=7,5 to/ha, K2=15 ton/ha, K3=22,5 ton/ha, K4=30 ton/ha. Setiap perlakuan diulang 3 kali. Dari hasil penelitian tidak terdapat interaksi antara perlakuan urin kelinci dengan kompos pada setiap setiap parameter yang di amati, tetapi perlakuan urin berpengaruh nyata terhadap parameter panjang tanaman pada umur 11, 19, 25 hasi setelah tanam, berpengaruh nyata terhadp parameter jumlah daun pada mur 19 dan 25 hst. Berpengaruh nyata terhadap panjang daun pada umur 11 hst, berpengaruh nyata terhadap parameter lebar daun 11 hst. Dan untuk perlakuan kompos berpengaruh nyata terhadap parameter panjang tanaman umur 19 dan 25 hst.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: T Technology > TS Manufactures > TS192 Plant maintenance
      Divisions: Faculty of Agriculture > Agritechnology
      Depositing User: Fitri Yulianto
      Date Deposited: 20 May 2015 10:09
      Last Modified: 20 May 2015 10:12
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/6901

      Actions (login required)

      View Item