PENENTUAN DOSIS OPTIMUM PUPUK NITROGEN PADA BEBERAPA VARIETAS JAGUNG (Zea mays L.)YANG BERUMUR GENJAH, SEDANG, DAN DALAM

WIANGGA , PURBA (2014) PENENTUAN DOSIS OPTIMUM PUPUK NITROGEN PADA BEBERAPA VARIETAS JAGUNG (Zea mays L.)YANG BERUMUR GENJAH, SEDANG, DAN DALAM. Undergraduate thesis, UPN "VETERAN" JAWA TIMUR.

[img]
Preview
PDF (cover - bab 1) - Published Version
Download (28Mb) | Preview
    [img] PDF (bab 2 - daftar pustaka) - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (517Kb)

      Abstract

      Sebagai tanaman pangan, jagung menduduki posisi penting kedua setelah padi di Indonesia. Saat ini penggunaan pupuk pada tanaman jagung belum rasional dan berimbang.Petani pada umumnya memberikan pupuk, terutama N sangatlah berlebih mencapai 700 kg/ha seperti yang terjadi di Jawa Timur. Sedangkan dosis pupuk yang dianjurkan oleh Dinas Pertanian untuk tanaman jagung adalah 150-200 kg/ha. Tujuan dilakukan penelitian untuk mengetahui dosis pupuk N optimal yang dibutuhkan tanaman jagung yang berumur pendek, sedang, dan dalam, dan mendapatkan informasi tentang varietas yang efisien terhadap pupuk nitrogen dengan produktifitas yang tinggi. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan rancangan percobaan faktorial dengan Rancangan Acak Kelompok dalam Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design). Petak utama / main treatment (Takaran pupuk N), yaitu N0 = kontrol / 0 kg N/ha, N1 = 100 Kg N/ha, N2 = 200 Kg N/ha, dan N3 = 300 Kg N/ha. Anak petak / Sub treatment (Varietas Jagung) adalah 5 Varietas jagung, yaitu V1 adalah DK979, V2 adalah Bisi-2, V3 adalah Bima-3, V4 adalah Gumarang, dan V5 adalah Madura. Hasil penelitian menunjukan varietas yang respon baik terhadap pemberian dosis pupuk yang rendah dengan dosis 100 kg/ha adalah varietas DK 979, Bisi 2, dan Bima 3. Dosis optimum pupuk nitrogen pada varietas DK979 diduga adalah 300 kg/ha dan mencapai optimal hasil biji jagung 9,74 ton/ha, varietas Bisi 2 diduga adalah 175 kg/ha dan mencapai optimal hasil biji jagung 9,06 ton/ha, varietas Bima 3 diduga adalah 216 kg/ha dan mencapai optimal hasil biji jagung 9,02 ton/ha, varietas Gumarang diduga adalah 237,5 kg/ha dan mencapai optimal hasil biji jagung 5,58 ton/ha, dan varietas Madura diduga adalah 183,33 kg/ha dan mencapai optimal hasil biji jagung 3,09 ton/ha. Kata kunci : Optimum, Pemupukan N, Varietas Jagung.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
      Divisions: Faculty of Agriculture > Agritechnology
      Depositing User: Fitri Yulianto
      Date Deposited: 21 May 2015 11:47
      Last Modified: 21 May 2015 11:51
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/6926

      Actions (login required)

      View Item