ANALISA KEUANGAN DAERAH DALAM PENGELOLAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH (STUDI DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH)

Rusdi , Hidayat N (2012) ANALISA KEUANGAN DAERAH DALAM PENGELOLAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH (STUDI DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH). In: Integritas Kebijakan dan Kebijakan Penguatan Industri Nasional Menuju Percepatan dan Perluasan Ekonomi Indonesia, 30 October 2012, Semarang.

[img]
Preview
PDF (Cover - Daftar Isi) - Cover Image
Download (742Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF - Published Version
    Download (209Kb) | Preview
      [img]
      Preview
      PDF (Peer Reviewer) - Published Version
      Download (171Kb) | Preview

        Abstract

        Penelitian ini berjudul " Analisa Keuangan Daerah Dalam Pengelolaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (studi di Ka bupaten Lombok Tengah) ". Bertujuan untuk mengetahui tingkat pengelolaan A PBD. Kabupaten Lombok Tengah. Analisa data dengan membandingkan an tara target dan realisasi, belanja serta pembiayaan Pemerintah Kabupaten Lombo k Tengah Tahun 2006 sampai 2010. Analisa data menggunakan efektifitas d an efisiensi pajak daerah, efisiensi belanja, kemampuan keuangan daerah serta perkembangan SILPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran). Efisiensi yang dimaksu d yaitu rasio antara realisasi belanja dengan pendapatan daerah dalam persentase, efektifitas adalah rasio antara realisasi pendapatan daerah dengan target pe ndapatan. Hasil penelitian menunjukkan, tingkat efisiensi pen gelolaan anggaran daerah Kabupaten Lombok Tengah berada pada tingkat kurang efisien yaitu 99,32%. Tingkat efektifitasnya pada kriteria efekti f yaitu 99,13%. Sedangkan kemampuan keuangan daerah Kabupaten Lombok Tengah j ika diukur dengan rasio antara total pendapatan daerah dan total bela nja daerah termasuk dalam kriteria sangat baik dengan angka 100,68% artinya m ampu dalam membiayai pembangunan, namun jika diukur dari rasio antara PA D dan belanja rutin maka kemampuan keuangan daerah termasuk kriteria sangat kurang, yaitu 8,88%. Pada pembiayaan, adanya perkembangan SILPA yang cenderun g terus meningkat menunjukkan bahwa Pemerintah tidak tepat dalam meny ajikan rencana anggarannya. Tahun 2006, realisasi SILPA sebesar Rp . 49.278.870.059,88, kemudian Tahun 2007 sampai 2010 mengalami fluktuasi . Kata kunci : APBD, efektifitas, efisiensi, pajak daerah, dan Pen gelolaan Keuangan Daerah

        Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
        Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD72 Economic growth, development, planning
        Divisions: UNSPECIFIED
        Depositing User: Fatchullah ZA
        Date Deposited: 21 Nov 2017 16:35
        Last Modified: 24 Jan 2019 14:14
        URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/7273

        Actions (login required)

        View Item