REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM NOVEL “PEREMPUAN KEUMALA” (Studi Semiotika Tentang Representasi Perempuan Dalam Novel “Perempuan Keumala” Karya Endang Moerdopo)

FANINDA , ZENITSA (2010) REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM NOVEL “PEREMPUAN KEUMALA” (Studi Semiotika Tentang Representasi Perempuan Dalam Novel “Perempuan Keumala” Karya Endang Moerdopo). Undergraduate thesis, UPN "Veteran" Jatim.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (232Kb) | Preview
    [img] PDF - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (197Kb)

      Abstract

      Sebuah karya satra berbentuk buku yang dibuat oleh seorang novelis atau pengarang yaitu novel, dapat digolongkan sebagai sebuah media massa. Pesan yang terkandung dalam sebuah novel merupakan dari hasil pemikiran dan perasaan si pengarang novel yang berperan sebagai komunikator yang menarik perhatian karena menyajikan gambaran realitas tentang perjuangan perempuan Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah satu persatu isi pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang melalui media massa yaitu novel. Selain itu, untuk mengetahui bagaimana penggambaran perjuangan perempuan Aceh beserta armada “inong balee” pada novel Perempuan Keumala karya Endang Moerdopo. Manfaat penelitian ini adalah agar dapat lebih membantu pembaca novel untuk memahami pesan yang ingin disampaikan penulis novel sehingga gambaran objektif tentang feminisme pada perempuan dapat tercapai dan juga dapat menjadi kerangka acuan dalam pembuatan novel khususnya bagi penulis atau pengarang novel agar semakin selektif dan kreatif dalam menggambarkan dan menyajikan sebuah karya sastra sebagai bagian dari media massa. Landasan teori yang digunakan adalah metode Semiotik milik Roland Barthes. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan semiologi yaitu bagaimana suatu karya satra ditafsirkan secara subyektif oleh para pembaca lewat tanda-tanda atau lambang-lambang yang ada dalam novel sesuai dengan frame of reference dan field of reference pada tiap-tiap individu. Data yang terdapat dalam obyek penelitian dibagi dalam dua sistem pemaknaan. Dalam sistem linguistik data diuraikan menjadi 15 leksia (kode pembacaan) yang terdiri dari lima kode yang ditinjau dan dieksplisitkan oleh Barthes untuk menilai suatu teks naskah. Lima kode yang ditinjau oleh Barthes adalah kode hermeneutik (kode teka-teki), kode semik (makna konotatif), kode simbolik (kode symbol), kode proaretik (logika tindakan) dan kode gnomic (kode kultural) yang membangkitkan suatu pengetahuan tertentu. Pada tahap kedua yaitu sistem mitos yang berupa pemaknaan konotatif tanda-tanda yang akan dimaknai secara subyektif dengan berdasarkan konsep perjuangan hidup anak-anak Down’s syndrome. setelah melalui kode pembacaan Barthes tersebut ditemukan makna mengenai penggambaran perjuangan hidup anak-anak Down’s syndrome Hasil penelitian ini berdasarkan analisis data yang didapat dari teks kalimat dalam novel “A Mother Like Alex” yang merupakan konotasi-konotasi yang sengaja dibuat oleh pengarang untuk membuat pembaca menemukan kode-kode yang tersembunyi di dalam teks novel ini. Pengarang memberikan ideologi atau persepsi yang baru dan berbeda di dalam novel ini.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P99 Semiotics. Signs and symbols
      Divisions: Faculty of Social Sciences and Political Sciences > Communication Studies
      Depositing User: Users 8 not found.
      Date Deposited: 05 Mar 2011 22:07
      Last Modified: 05 Mar 2011 22:08
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/843

      Actions (login required)

      View Item