PEMBINGKAIAN BERITA KASUS ANGGODO PADA MEDIA JAWAPOS DAN REPUBLIKA (STUDI ANALISIS FRAMING KASUS ANGGODO PADA MEDIA CETAK JAWA POS DAN REPUBLIKA)

MASHUDI , - (2010) PEMBINGKAIAN BERITA KASUS ANGGODO PADA MEDIA JAWAPOS DAN REPUBLIKA (STUDI ANALISIS FRAMING KASUS ANGGODO PADA MEDIA CETAK JAWA POS DAN REPUBLIKA). Undergraduate thesis, UPN "Veteran" Jatim.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (65Kb) | Preview
    [img] PDF - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (126Kb)

      Abstract

      Dari tujuan dan sikap media dalam melihat suatu peristiwa, media cetak tidak lepas dari perspektif yang dibangun dalam memuat berita. Begitu pula dalam pemberitaan kasus Anggodo, ingin diketahui bagaimana membingkai peristiwa tersebut dalam pemberitaan di media cetak Jawa Pos dan Republika. Peneliti juga ingin mengetahui bagaimana kemampuan kedua media ini dalam membangun sebuah realitas. Masalah yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah Pembingkaian berita kasus Anggodo pada media Jawa Pos dan Republika”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah pembingkaian berita tentang kasus Anggodo pada media Jawa Pos dan Republika. Kajian pustaka yang digunakan dalam penelitian ini adalah media dan kontruksi realitas, berita sebagai hasil konstruksi realitas, ideologi institusi media, kriteria umum berita, analisis framing, perangkat framing Pan dan Kosicki, dan kerangka berpikir. Penelitian ini diteliti menggunakan teknik analisis framing dengan metode penelitian kualitatif. Analisis framing yang digunakan adalah model yang dikembangkan oleh Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki, dimana dalam analisis ini terdiri dari beberapa unsur yaitu struktur sintaksis, struktur skrip, struktur tematik, dan struktur retoris. Unit analisis dalam penelitian ini kalimat dan kata yang dimuat dalam teks berita kasus Anggodo pada media Jawa Pos dan Republika Hasil dan analisis data menunjukkan bahwa dalam berita tentang kasus Anggodo menggunakan berbagai struktur analisis framing yakni struktur sintaksis, struktur skrip, struktur tematik, dan struktur retoris. Surat kabar Republika memberitakan bahwa dalam proses pemeriksaan Anggodo oleh polri, Anggodo dibebaskan karena tidak ada cukup bukti untuk menjadikan Anggodo sebagai tersangka. Sedangkan surat kabar Jawa Pos memberitakan dari desakan TPF untuk tetap menahan Anggodo, karena ada bukti untuk menjadikan Anggodo sebagai tersangka. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam berita tentang kasus Anggodo pada media Jawa Pos dan Republika memiliki perspektif yang berbeda. Media Jawa Pos membingkai berita dari desakan TPF untuk tetap menahan Anggodo, karena ada bukti untuk menjadikan Anggodo sebagai tersangka, sedangkan media Republika membingkai berita bahwa dalam proses pemeriksaan Anggodo oleh polri, Anggodo dibebaskan karena tidak ada cukup bukti untuk menjadikan Anggodo sebagai tersangka

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P87 Communication. Mass Media
      Divisions: Faculty of Social Sciences and Political Sciences > Communication Studies
      Depositing User: Users 8 not found.
      Date Deposited: 06 Mar 2011 10:09
      Last Modified: 06 Mar 2011 10:09
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/869

      Actions (login required)

      View Item