ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN PAJAK PENGHASILAN (PPh) DI KOTA SURABAYA

Prastyo , Bangun Nuswantara (2010) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN PAJAK PENGHASILAN (PPh) DI KOTA SURABAYA. Undergraduate thesis, UPN "Veteran" Jatim.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (151Kb) | Preview
    [img] PDF - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (784Kb)

      Abstract

      ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN PAJAK PENGHASILAN (PPh) DI KOTA SURABAYA Oleh Prastyo Bangun Nuswantara Abstraksi Adanya fluktuasi harga minyak bumi yang tidak menentu di pasaran dunia, maka Indonesia tidak dapat lagi mengandalkan sumber penerimaan dari sektor migas. Untuk itu pemerintah terus herusaha mencari alternative pembiayaan dalam negeri diluar sektor penerimaan migas sebagai sumber dana dalam meningkatkan kegiatan pembangunan. Gambaran tersebut menunjukkan betapa mendesaknya upaya peningkatan penerimaan dan sektor nonmigas khususnya pajak, yang diharapkan menjadi andalan utama dan dapat menggantikan sumber dan yang berasal dari migas. Jenis data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu data yang bisa dikumpulkan atau diperoleh dari Badan Pusat Statistik Propinsi Jawa Timur, Dirjen Pajak Kanwil Jawa Timur I dan Dinas Tenaga Kerja Propinsi Jawa Timur selama 9 tahun mulai 2000-2008. Data yang dianalisis menggunaan model regresi Linear berganda yaitu suatu analisis untuk mengetahui masing-masing variable bebas (X) yang terdiri dari variable Jumlah Wajib Pajak, Upah Minimum Regional, Pendapatan Perkapitan dan Jumlah Penduduk terhadap variable terikat (Y) yaitu Pejak Penghasilan baik secara simultan maupun secara parsial. Berdasarkan hasil analisis dan pengujian hipotesis diperoleh hasil Fhitung = (27,353) > Ftabel = 6,39 maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti bahwa secara keseluruhan faktor–faktor variable bebas yaitu Jumlah Wajib Pajak (X1), Upah Minimum Regional (X2), Pendapatan Perkapita (X3),dan Jumlah Penduduk (X4), berpengaruh secara simultan dan nyata terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan (Y). Sedangkan hasil Uji t secara Parsial variabel Jumlah Wajib Pajak berpengaruh secara nyata terhadap Pajak Penghasilan dengan nilai thitung = 3,041 > ttabel = 2,376 maka Ho ditolak dan Hi diterima, variabel Upah Minimum Regional berpengaruh secara nyata terhadap Pajak Penghasilan dengan nilai thitung = 4,293 > ttabel = 2,376 Ho ditolak dan Ha diterima, Pendapatan Perkapita berpengaruh secara nyata terhadap Pajak Penghasilan dengan nilai thitung = 7,928 > ttabel = 2,376 maka Ho ditolak dan Ha diterima, Jumlah Penduduk tidak berpengaruh secara nyata terhadap Pajak Penghasilan dengan nilai thitung = 1,308 < ttabel = 2,376 Ho diterima dan Ha ditolak.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD72 Economic growth, development, planning
      H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ2240 Revenue. Taxation. Internal revenue
      Divisions: Faculty of Economics > Science of Economics
      Depositing User: Adi Prasetyawan
      Date Deposited: 07 Mar 2011 09:12
      Last Modified: 07 Mar 2011 09:13
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/890

      Actions (login required)

      View Item