PEMBUATAN TAUCO LAMTORO GUNG (Leucaena leucocephala) ANGKAK DENGAN KAJIAN PROPORSI KEDELAI LAMTORO GUNG DAN LAMA FERMENTASI

NUR , APRILIYANTI FIKNI (2014) PEMBUATAN TAUCO LAMTORO GUNG (Leucaena leucocephala) ANGKAK DENGAN KAJIAN PROPORSI KEDELAI LAMTORO GUNG DAN LAMA FERMENTASI. Undergraduate thesis, Faculty of Industrial Technology.

[img]
Preview
PDF (cover - bab 1) - Published Version
Download (1474Kb) | Preview
    [img] PDF (bab 2 - daftar pustaka) - Published Version
    Restricted to Repository staff only

    Download (1249Kb)

      Abstract

      Tauco yang terbuat dari kedelai, tergolong makanan bergizi dan sehat. Namun sayangnya, produksi kedelai tidak dapat memenuhi kebutuhan kedelai dalam negeri sehingga masih perlu mengimpor kedelai dari negara lain. Untuk mengurangi ketergantungan pada kedelai maka dapat digunakan bahan pengganti, salah satunya adalah lamtoro gung. Hal ini karena biji lamtoro gung mengandung protein tinggi. Kadar nutrisi biji lamtoro gung dan biji kedelai tidak banyak berbeda,sehingga kemungkinan besar dapat diolah menjadi produk fermentasi yang serupa dengan produk fermentasi kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi kedelai:lamtoro gung dengan lama fermentasi terhadap kualitas tauco lamtoro gung-angkak.Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan, Faktor 1 proporsi kedelai:lamtoro gung 70%:30%,50%:50%,30%:70%.Faktor II lama fermentasi 3 minggu, 4 minggu, dan 5 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik adalah pada perlakuan proporsi kedelai:lamtoro gung (70:30) dan lama fermentasi 5 minggu yang menghasilkan tauco dengan kriteria lama fermentasi 5 minggu yang memiliki kadar air 24,952%, kadar abu 5,081%, protein terlarut 79250 μg/ml, lemak 4,075%, total asam 7,620%, total padatan 18,167% brix, Fenol 2781,25 ppm,aktivitas antioksidan 45,68%,dan tingkat kesukaan warna 76 (agak suka), kesukaan rasa 76 (agak suka), dan kesukaan aroma 71 (agak suka). Hasil analisis finansial diperoleh Break Even Point (BEP) dicapai 29,40% atau sebesar Rp.141.370.340,28 dengan kapasitas titik impas 19.263,03 kg/th, Payback Period (PP) dicapai selama 4 tahun 3 bulan, Benefit Cost Ratio 1,0830, NPV Rp. 85.231.813,- dan IRR mencapai 20,377%.

      Item Type: Thesis (Undergraduate)
      Subjects: T Technology > TP Chemical technology > TP500 Fermentation industries. Beverages. Alcohol
      Divisions: Faculty of Industrial Technology > Food Technology
      Depositing User: Fitri Yulianto
      Date Deposited: 18 May 2015 13:55
      Last Modified: 18 May 2015 13:55
      URI: http://eprints.upnjatim.ac.id/id/eprint/6872

      Actions (login required)

      View Item